Polsek Miru Respon Cepat Penyerangan Pelajar SMK N 1 Terhadap SMK Harapan Timika

Sejumlah Aprat yang sedang merespon TKM yang diduga dilakukan oleh Oknum Pelajar SMK Negeri 1 Timika. Foto: Red/BRP
Sejumlah Aprat yang sedang merespon TKM yang diduga dilakukan oleh Oknum Pelajar SMK Negeri 1 Timika. Foto: Red/BRP
banner 468x60

MIMIKA – Sejumlah Oknum Pelajar SMK Negeri 1 Kuala Kencana Timika, diduga melakun penyerangan terhadap Pelajar SMK Harapan Timika. Respon cepat Personel Polsek Mimika Baru berhasil bubarkan aksi tersebut. Pada Selasa (26/9/2023) sekitar pukul 12.30 Wit.

Aksi tersebut, diduga buntut saling ejek antar pelajar usai pertandingan Futsal Bupati Cup. Sehingga berakhir aksi penyerangan yang dilakukan oleh pelajar SMK N 1.

Berdasarkan hasil pengamatan ditempat kejadian, upaya penyerangan itu berhasil diredam oleh personel Polsek Miru dari Unit Samapta yang dipimpin oleh Aiptu Butar-Butar, Opsnal Unit Reskrim dipimpin Aipda Guntur dan Personel Piket Unit Perintis Polres Mimika Baru yang dipimpin Bripka Ahmad Tajudin serta Bripka Aris Munandar piket terpadu unit Intelkam Polsek Miru.

Saat ditempat kejadian, media ini berhasil menghimpun sejumlah informasi dari warga dan guru SMK Harapan, bahwa kejadian terjadi saat sekitar 16 pelajar SMK Negeri 1 mendatangi SMK Taruna dan melakukan pelemparan menggunakan batu terhadap sekolah tersebut.

Beruntungnya, tidak mengenai guru maupun siswa karena sedang dalam proses belajar mengajar. Sehingga hanya mengenai atap sekolah dan dinding atau tembok sekolah.

“Itu, yang pakai motor trael tadi itu. Yang tadi dari belakang itu, mereka yang lempar. Tadi mereka itu banyak, tapi sudah bubar,” Ucap seorang warga yang tak ingin identitasnya dipublikasikan.

Selain itu, guru-guru yang berada tepat didepan pagar SMK Harapan itu, juga menyampaikan bahwa kejadiannya cukup cepat dan beruntungnya siswa sedang mengikuti proses belajar mengajar sehingga tidak terprovokasi.

Aparat yang bertugas juga menyampaikan himbauan kepada siswa dan pihak sekolah SMK Harapan agar tidak terpovokasi aksi tersebut. Aparat kemudian melakukan penyisiran ke sejumlah titik didalam kota yang terindikasi sebagai tempat nongkrong para pelajar SMK Negeri 1. Namun, tidak menemukan kelompok tersebut.

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60