Peringati Sumpah Pemuda, Muda – Mudi Pengok RW 09 Gelar Pentas Budaya Nusantara

Para Penari Foto bersama Panitia usai Pentas Budaya Nusantara. Foto: Istimewa/BRP
Para Penari Foto bersama Panitia usai Pentas Budaya Nusantara. Foto: Istimewa/BRP
banner 468x60

YOGYAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-95 Tahun, Pemuda – Pemudi Pengok RW 09 Kelurahan Demangan, Kemantren Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Mengelar Pentas Budaya Nusantara, bertajuk ‘Gen Z Merawat Kebhinekaan’. Pada Sabtu (28/10/2023).

Kegiatan itu diawali pada pagi hari dengan ‘Upacara Kebhinekaan’ yang melibatkan para pemuda-pemudi RW 09, mahasiswa-mahasisiwi yang berdomisili di wilayah RW 09 dan sekitarnya, maupun warga RW 09. Dengan mengenakan busana adat daerah masing-masing.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan pada malam hari dengan menampilkan ‘Pentas Budaya Nusantara’ yang dimeriahkan oleh beberapa tarian daerah. Mulai dari Sumatera hingga Papua, musik tradisional dan persembahan ‘Sendratari Roro Jonggrang oleh muda-mudi RW 09’.

Ada Tari Payung, Manggilingan, Candik Ayu, dan Mayong dari Jawa oleh Sanggar Star Kusuma. Tari Turuk langgai dari Mentawai APMD, Tari Dara Cegak Kalbar oleh mahasiswi APMD, Tari Togal Moderen Maluku dari Ikatan Pelajar-Mahasiswa Taliabu, Tarian dari Sumba oleh Himpunan Mahasiswa Sumba Barat Yogyakarta, Tari Zapin Riau oleh Sangar Sultan Syarif Qasim Riau, Tarian daerah Raja Ampat Papua dari Ikatan Pelajar Mahasiswa Raja Ampat DIY.

Dari Pemuda-Pemudi RW 09 juga menggandeng idola cilik dari RW 09 ‘Mikhayla Morina Yuko’ dan Grup ‘Triwan Music’. Adapun Penampilan utama Muda-Mudi RW 09 tergabung dalam ‘Sendratari Roro Jongang’ yang dilatih oleh Pramuji Sujono.

Bacaan Lainnya

Pentas Budaya Nusantara ini dihadiri langsung oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gondokusuman, Lurah Kelurahan Demangan, dan lain sebagainya. Adapun Apresiasi setinggi-tingginya kepada pemuda-pemudi RW 09 yang diucapkan oleh Mantri Pamong Praja Kemantren Gondokusuman pada sambutannya.

Muhammad Fais Hakim Rasyid, selaku ketua panitia menyampaikan, peringatan Sumpah Pemuda bertajuk ‘Gen Z Merawat Kebhinekaan’ dapat merefleksikan diri dan membangun semangat kepemudaan untuk dapat memanfaatkan kecepatan dan kemudahan teknologi dengan bijaksana dan mengedepankan nilai-nilai budaya bangsa. Sehingga, tercermin insan manusia berkepribadian yang berkebudayaan.

Menurut Fais, manusia Indonesia adalah manusia yang berkepibadian dan berkebudayaan. Ia menambahkan, bahwa sebagai pemuda di Daerah Istimewa Yogyakarta harus terus mengedepankan nilai-nilai adiluhung dan mengupayakan peningkatan kemuliaan martabat manusia Jogja.

“Pentas budaya nusantara ini adalah sebuah bentuk akulturasi budaya di kampung pengok, khususya di RW 09. Dengan berbagai penampilan tarian dari Sumatera hingga Papua harapanya bisa menunjukan dan lebih mengenalkan budaya yang ada di Indonesia. Sehingga, keberagaman dan kebudayaan bisa terus dipupuk mulai dari kampung,” pungkasnya.

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60