KPU Mimika Tetapkan 557 DCT Pileg 2024

Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Mimika, Atinus Alom, Koordinator Divisi Teknis KPU Mimika, Elisabeth Rahawarin, Plt Ketua KPU Mimika Laurensius Minipko. Foto: Thoby/BRP
Koordinator Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Mimika, Atinus Alom, Koordinator Divisi Teknis KPU Mimika, Elisabeth Rahawarin, Plt Ketua KPU Mimika Laurensius Minipko. Foto: Thoby/BRP
banner 468x60

MIMIKA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mimika, menetapkan sebanyak 557 Daftar Calon Tetap (DCT) yang akan mengikuti Pemilu 2024 Nanti. Pada Jumat (3/11/2023).

Hal itu disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua KPU Mimika, Laurensius Minipko saat ditemui di ruang rapat KPU Mimika.

“Hari ini kami menetapkan DCT dari 18 Parpol untuk Anggota DPRD Kabupaten Mimika Pemilu 2024 sebanyak 557 calon,” Kata  Laurensius

Laurensius menekankan bahwa setelah ditetapkan, maka mekanisme selanjutnya dilaporkan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Papua Tengah.

“Mekanismenya nanti KPU Kabupaten menyampaikan ke KPU RI melalui KPU Provinsi Dokumen Berita Acara Penetapan,” Ucap Laurensiu

Bacaan Lainnya

Ia meneruskan, bahwa tidak ada lagi perubahan terhadap jumlah 557 calon yang telah ditetapkan pada rapat pleno tersebut.

“Nama agenda ini adalah Daftar Calon Tetap jadi tidak ada perubahan,” Jelas Laurensius

Setelah dilakukan penetapan, direncanakan KPU Mimika akan umumkan pada Sabtu (4/11/2023).

Selain itu, Koordinator Divisi Teknis KPU Mimika Elisabeth Rahawarin menerangkan bahwa terdapat perubahan dari jumlah Daftar Calon Sementara (DCT) yang sebelumnya terdata sebanyak 575 menjadi 557.

“557 nama ini yang akan dicetak di dalam surat suara,” Jelas Elisabeth

“Awal pendaftaran sekali ada 575 itu yang daftar dari 1-14 Mei 2023, hanya 43 yang memenuhi syarat (MS), sisanya belum memenuhi syarat (BMS), setelah itu (yang BMS) jadi MS,” Lanjut Elisabeth

Sebelumnya, kata Elisabeth dalam proses menuju DCT ada 18 nama dalam DCS yang gugur pada saat tahapan berjalan.

“Kami (KPU) verifikasi, dalam masa perbaikan itu 9 dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS), akhirnya sudah berkurang, pada masa pencermatan untuk penerbitan DCS, 7 dinyatakan TMS, nah untuk menuju DCT ini ada 2 yang TMS, satu mundur, kemudian satunya terkait ijazah,” Ungakap Elisabeth

Calon yang gugur kata Elisabeth, itu terjadi karena adanya masukan dari masyarakat bahwa calon itu tidak pernah bersekolah.

“Ketika kami minta ijazah yang asli, yang bersangkutan tidak sanggup menunjukan, jadi kami anggap laporan itu benar,” Jelas Elisabeth

Sedangkan untuk calon yang kedua itu berkaitan dengan pengunduran diri karena ia merupakan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

 

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60