Bawaslu Mimika Terima Kunjungan Komnas HAM Provinsi Papua

Foto bersama usai Kunjungan Komnas Ham RI Provinsi Papua di Kantor Bawaslu Mimika. Foto: Thoby/BRP
Foto bersama usai Kunjungan Komnas Ham RI Provinsi Papua di Kantor Bawaslu Mimika. Foto: Thoby/BRP
banner 468x60

MIMIKA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mimika, menerima kunjungan Pemantau Aktivitas HAM dari Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua di Kantor Bawaslu, Jalan Hassanudin, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Pada Jumat (8/12/2023).

Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua Bawaslu Mimika, Frans Wetipo bersama Anggota Yusuf Sraun, Salahudin Renyaan dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Mimika Faizal Tura.

Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua tersebut berjumlah dua orang, masing-masing bernama Ronal Rumbiak dan Yorgen Numberi dari Pemantau Aktivitas HAM.

Usai menerima kunjungan, Ketua Bawaslu Mimika Frans Wetipo menerangkan bahwa, kunjungan tersebut terkait Pemilu yang sedang berjalan.

Frans meneruskan, bahwa sesuai dengan fungsi dari Komnas HAM salah satunya adalah memastikan Tahapan-tahapan Pemilu berjalan dengan baik.

Bacaan Lainnya

“Karena di Papua ini identik dengan konflik, jadi mereka (Komnas HAM) memastikan bahwa apakah semua tahapan (Pemilu 2024) ini apakah berjalan dengan baik atau tidak. Mereka cuma cek situasi di lapangan,” Kata Frans

Lanjut Frans, dibahas juga terkait Tempat Pemungutan Suara (TPS) Khusus yang terletak di PT Freeport Indonesia atau di Wilayah Distrik Tembagapura.

“Tadi kami sampaikan bahwa diatas ini (Tembagapura) karena akses juga susah, dan kami mau pastikan karna di Freeport ini hampir setiap tahun ada karyawan baru masuk, dan memang setiap tahun itu ada penambahan, cuma sampai hari ini belum ada informasi lebih jelas dari Management PT Freeport terkait data karyawan yang ada,” Jelas Frans

Kunjungan ini, dijelaskan Frans juga sekaligus untuk memastikan pemilih atau warga negara yang memenuhi syarat dan memiliki hak untuk memilih, dapat menggunakan hak memilihnya pada pemilu 2024 nanti.

“Mereka mau memastikan, supaya hak-hak (hak memilih) masyarakat itu bisa disalurkan dengan aman. Tujuannya itu saja,” Tegas Frans

Selain itu, salah satu tim bernama Ronal Rumbiak menerangkan bahwa, dirinya tidak dapat memberikan keterangan seusai melakukan kunjungan, karena bukan kewenangannya.

“Mohon maaf, kami tidak bisa menyampaikan apa-apa karena secara stuktural pimpinan yang harus sampaikan,” Kata Ronal Rumbiak didepan Kantor Bawaslu Mimika, Jumat (8/12/2023).

Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Papua, Frits B Ramandey saat dihubungi via pesan WhatsApp, ia menyampaikan bahwa dirinya belum mendapatkan laporan dari tim dilapangan.

“Mereka belum buat laporan ke saya,” Tulis Frits singkat pada pesan WhatsApp, Jumat (8/12/2023) sore.

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60