Jika Jadi Legislator, Elfinus Omaleng Siap Perjuangkan Program Pro Rakyat Papua

Calon Anggota DPR RI Elfinus Omaleng dari Dapil Papua Tengah. Foto: Thoby/BRP
Calon Anggota DPR RI Elfinus Omaleng dari Dapil Papua Tengah. Foto: Thoby/BRP
banner 468x60

TIMIKA – Calon Anggota Legislatif DPR RI Dapil Papua Tengah dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Nomor Urut 2, Elfinus Omaleng, berkomitmen untuk siap menjalankan amanah dengan program-program yang pro terhadap seluruh Rakyat Papua di Provinsi Papua Tengah.

Niat serta tekad tersebut disampaikan Elfinus Omaleng, kepada wartawan di Sekretariatan Tim Pemenangan di Jalan Hasanudin, kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, pada Minggu (21/1/2024).

Terkait pencalonanya sebagai Caleg DPR RI dapil Papua Tengah nomor urut 2,  Elfinus Omaleng meminta kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Mimika maupun di seluruh Papua Tengah, untuk dapat memberikan dukungannya pada hari pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang.

“Saya anak asli Timika dari Kampung Banti Distrik Tembagapura maju sebagai Caleg di DPR RI, saya akan buat perubahan untuk Papua Tengah jika terpilih nanti” ujar Elfinus Omaleng.

Elfinus mengatakan, sebagai Caleg DPR RI tentunya memiliki beberapa program kerja  salah satunya adalah mengurangi angka pengangguran terutama di Kabupaten Mimika.

Bacaan Lainnya

Di Mimika ada perusahaan raksasa yakni PT Freeport Indonesia ( PTFI ) dengan sub kontraktornya seperti Trakindo, United Tractor, Pangan Sari dan lain sebagainya.

“Saya minta PTFI dan sub kontraktornya agar dalam perekrutan tenaga kerja wajib diprioritaskan dari kabupaten Mimika dan lebih umum tenaga kerja dari Papua Tengah dan Papua. Jangan lagi Freeport maupun sub kontraktor mendatangkan dari luar Papua, dengan tujuan dapat mengurangi jumlah penganguran,”ungkap Elfinus.

Elfinus menjelaskan, di Papua Tengah pengangguran cukup tinggi dan paling banyak warga asli sehingga jika terpilih, persoalan ini akan menjadi prioritas dan akan menyelesaikan persoalan persoalan masyarakat di Papua Tengah dan lebih khusus di kabupaten Mimika.

“Selama ini saya amati pihak Freeport maupun kontraktor paling banyak pekerja yang didatangkan dari luar Papua,  hal ini harus jadi konsen saya agar tidak terjadi lagi,”sebutnya.

Program kedua adalah, menyelesaikan permasalahan karyawan Freeport yang mogok kerja ( Moker ), dimana hingga saat ini belum ada penyelesaian yang baik dari PTFI. Oleh karena itu PTFI diharapkan membuka diri untuk duduk bersama agar menyelesaikan persoalan ini dengan baik.

“Yang moker ini bukan hanya anak asli Papua saja, tetapi non Papua. Dan permasalah ini sudah cukup lama, sebagai anak asli Mimika tidak bisa melihat hal ini berlarut larut dan harus segera diselesaikan bersama,” ujarnya.

Program kerja ketiga adalah meningkatkan upah tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di pegunungan dan di pesisir.

Menurutnya, pelayanan kesehatan sangat dibutuhkan masyarakat dipegunungan dan pesisir karena jauh dari kota.

“Perawat ini datang disetiap rumah untuk memberikan pelayanan kesehatan. Contonya jika ada warga yang sakit, meskipun lokasinya jauh mereka tetap pergi melayani,” ungkapnya.

Selanjutnya pendidikan, terutama para guru yang bertugas dipedalaman dan pesisir. Para guru ini mencurahkan semua tenaganya untuk mengajar anak-anak Papua agar mendapatkan ilmu pendidikan yang baik.

“Segala resiko para guru ini menanggung sendiri, oleh karena upah dan kesejahteraan guru harus di perhatikan,” imbuhnya.

Program berikutnya adalah infrastruktur jalan dan lapangan terbang untuk menghubungkan distrik ke kota. Hal ini sangat penting agar masyarakat mendapatkan pelayanan dengan baik dari pemerintah.

“Kalau infrastruktur sudah ada, pelayanan kepada masyarakat sangat mudah dan semuanya bisa terlaksana dengan baik,” tuturnya.

Ia menambahkan terkait smelter, PTFI harus membangun smelter di Timika, karena perusahaan tambang berada di Timika.

“Smelter tidak bisa bangun di kabupaten lain seperti di Fak-fak. Smelter harus bangun di Timika agar menyerap tenaga kerja terutama anak-anak asli  Papua,” ungkapnya.

Elfinus mengatakan ia maju menjadi Caleg DPR RI karena ingin kabupaten Mimika dan Kabupaten lainnya berkembang sesuai dengan harapan.

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60