MIND ID dan PT Jamkrindo Dukung Pelaksanaan UKW di Papua

Peserta UKW saat mengikuti Ujian. Foto: Humas PWI Pusat/Red
Peserta UKW saat mengikuti Ujian. Foto: Humas PWI Pusat/Red
banner 468x60

JAYAPURA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyelenggarakan Ujian Kompetensi Wartawan (UKW) di Provinsi Papua. Pelaksanaan UKW ini di dukung oleh dua Perusahaan BUMN melalui Forum Humas BUMN.

Kedua Perusahan tersebut adalah Mining Industry Indonesia (MIND ID) dan PT Jamkrindo. Pelaksanaan UKW yang diperuntukkan bagi Wartawan Anggota PWI Papua ini, berlangsung selama dua hari, pada tanggal 26 dan 27 Januari 2024. Di salah satu hotel di Jayapura, Papua.

UKW ini di ikuti sebanyak 16 Peserta, dengan rincian; wartawan muda sebanyak 6 orang, wartawan madya sebanyak 4 orang dan wartawan utama sebanyak 6 orang. UKW yang dilakukan atas kerja sama PWI bersama Forum Humas BUMN itu, mengangkat tema: ‘Menciptakan Wartawan Profesional dan Berakhlak’.

UKW dibuka secara resmi oleh Kadiskominfo Provinsi Papua Jeri Agus Yudianto mewakili Gubernur Papua. Hadir pada acara pembukaan Sekjend PWI Pusat Sayid Iskandarsyah, Wasekjend PWI Pusat Raja Parlindungan Pane, Sekretaris PWI Papua Erwin Senduk, Pejabat sementara Ketua Papua Pegunungan Jean Bisay,  perwakikan MIND ID Avindra, Perwakilan  Jamkrindo Syamsul Ma’arif dan Novri Lomo, serta para penguji M. Noeh Hatumena (PWI Pusat Jakarta), Andi Faisal Syam (Sulsel), dan Abdul Munib (Papua).

Jeri Agus Yudianto pada sambutannya mewakili Gubernur Papua, mengatakan bahwa Pemprov Papua sangat mendukung Pelaksanaan UKW ini. Dirinya berharap, dengan terselenggaranya UKW tersebut, dapat meningkatkan Kompetensi Wartawan di Papua sehingga dapat menjalankan tugas-tugasnya secara profesional.

“Pers itu merupakan kekuatan pilar keempat dalam mengawal demokrasi. Maka, Pers dan wartawan yang kompeten tentu sangat dibutuhkan,” kata Jeri Agus Yudianto.

Agus menegaskan, bangsa ini sebentar lagi menghadapi pesta demokrasi yaitu Pilpres dan Pileg. Ia berharap, pers harus bisa menjaga pesta demokrasi ini agar berjalan netral dan mengawalnya sampai selesai.

Kadiskominfo Papua ini, juga berharap agar semua peserta bisa lulus dalam pelaksanaan  UKW ini, sehingga kredibilitas wartawan di Bumi Cenderawasih jauh lebih baik serta profesional dibanding sebelumnya.

Saran dan masukan dari Pers terhadap kebijakan pemerintah daerah dinilai sangat berharga untuk modal pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua. Untuk itu, Jeri sangat berterima kasih kepada PWI Pusat dan PWI Papua dengan dilaksanakannya UKW di Jayapura.

“Saya berharap PWI Pusat dan PWI Papua khususnya, dapat terus bekerja sama dengan pemerintah Daerah Papua, untuk mewujudkan pemberitaan yang akuntabel, Independen, dan dapat dipercaya,” Ucap Kadiskominfo Papua mengakhiri sambutannya.

Sementara itu Sekjend PWI Pusat Sayid Iskandarsyah saat berpidato, menyampaikan bahwa UKW merupakan program utama PWI Pusat di era kepengurusan baru Ketua Umum Hendry CH Bangun. Dalam kampanye pak Ketum sebelum terpilih adalah bagaimana meningkatkan kualitas dan kapasitas wartawan.

“UKW ini merupakan bagian dari upaya PWI Pusat untuk meningkatkan kualitas wartawan sesuai harapan Ketum PWI Pusat. Saya berharap agar semua peserta sungguh-sungguh mengikutinya sehingga bisa kompeten. Peserta harus mengikutinya dengan sesungguh hati, ” Harap Sayid

Ia menegaskan, peserta harus bangga dapat mengikuti UKW karena persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi peserta sangat banyak. Ia juga berharap semua peserta yang mengikuti bisa lulus.

Sedangkan M. Noeh Hatumena mewakili penguji mengatakan, kompetensi wartawan sangat penting agar karyanya bisa dipertanggungjawabkan dan dihargai masyarakat. Kompetensi bukan saja dibutuhkan di organisasi PWI. Di segala bidang di era sekarang, kompetensi menjadi yang utama dalam menjalankan profesionalismenya.

Pria yang pernah menjadi Kepala Kantor Berita Antara di Papua ini menambahkan, bagi mereka yang tidak lulus harus sabar dan jangan berkecil hati. Sebab UKW ini masih bisa diikuti lagi di UKW berikutnya.

“Belajar lagi, belajar lagi, agar bisa lulus, ” ujar Nuh.

Ia berharap, dengan diikutinya UKW ini, wartawan jangan ada lagi yang terjerat hukum. Karena di UKW itu bukan hanya soal materi berita yang dibahas. Tetapi, juga undang-undang pokok pers, kode etik, dan kode perilaku.

Selain itu, Avindra dari MIND ID mengatakan bahwa, perusahaan tempat ia bekerja sangat senang bisa ikut berpartisipasi dalam meningkatkan pendidikan wartawan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemprov Papua yang ikut mendukung UKM.

“MIND ID mendukung program ini. Terima kasih kepada PWI Papua dan PWI Pusat,” Ucap Avindra dalam sambutannya.

Sementara perwakilan Jamkrindo di Jayapura, Syamsul Maarif berharap agar UKW di Jayapura bisa melahirkan wartawan profesional. Ia juga mengucapkan selamat menempuh UKW kepada seluruh peserta.

“Jamkrindo itu bergerak di bidang peningkatan UMKM. Mudah mudahan wartawan di Papua bisa meningkankan pemberitaan UMKM di Papua, khususnya Jayapura. Sehingga UMKM di Papua lebih maju dan lebih berkembang. Ia juga berharap agar kerja sama dengan PWI dapat terus berlangsung,” Harap Syamsul

Dalam UKW ini, seluruh peserta terlihat antusias mengikuti arahan dari penguji. Peserta juga terlihat sangat serius dan teliti mengikuti soal-soal yang disampaikan para penguji.

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60