Pemkab Mimika Gelar Pasar Murah Pertama di Tahun 2024

Saat Pasar Murah digelar. Foto: Etty/BRP
Saat Pasar Murah digelar. Foto: Etty/BRP
banner 468x60

Pj. Sekda Ida Wahyuni: Antusias Warga membuktikan pasar murah tepat sasaran 

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan gelar gerakan pangan murah dan operasi pasar murah pertama di tahun 2024. Pasar murah pertama dipusatkan untuk wilayah kota tepatnya di Eks Pasar Lama Timika, Jumat (23/02). Kegiatan ini dibuka oleh Pj. Sekda Mimika, Ida Wahyuni.

Dalam sambutannya Ida Wahyuni mengatakan gerakan pangan murah merupakan upaya pemerintah dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, serta menekan laju inflasi agar masyarakat dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang terjangkau, dibawah harga pasar serta menjaga ketersediaan bahan pangan.

Gerakan pangan murah hari ini mengawali pelaksanaan gerakan pangan murah yang dilaksanakan oleh Pemkab Mimika, melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Disperindag. Kegiatan ini akan dilaksanakan secara berjadwal pada tahun 2024.

Untuk mempermudah dan mendekatkan jangkauan masyarakat, lokasinya akan dilaksanakan pada wilayah Distrik, kelurahan, atau kampung secara bergiliran.

Bacaan Lainnya

“Antusias masyarakat sangat besar, berarti ini tepat sasaran juga sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan adanya program maka  Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintaj Pusat akan sangat mendukung. Program ini harus berlanjut,”kata Pj. Sekda Ida.

Dalam kesempatan ini Ida mengimbau kepada masyarakat khusus kategori penerima yang seharusnya menerima yang hadir disini. Sementara yang membeli kemudian dijual kembali jangan sampai terjadi.

Gerakan pangan murah bekerjasama dengan para distributor dan pelaku pangan seperti bulog, himpunan peternak unggas, dan para petani. Adapun item-item yang dijual antara lain ; beras, gula, minyak goreng, telur, daging ayam, sayur mayur, tepung, bawah merah, bawang putih dan lain sebagainya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika, Yulius Koga kepada wartawan menjelaskan

Hari ini baru pembukaan sehingga akan berlanjut hingga Desember 2024 mendatang. Dalam satu bulan kegiatan pasar murah akan digelar dua kali sesuai yang dijadwalkan. Namun pada Maret nanti, jadwal akan berubah karena ada Hari Raya. Sehingga pada bulan Puasa nanti satu minggu hanya sekali dilakukan termasuk rencana pasar murah di lokasi Masjid-Masjid kategori besar yang banyak umatnya.

“Anggaran untuk pelaksanaan pasar murah kurang lebih Rp 3 Miliar Rupiah. Awal kegiatan kita fokus di Distrik dalam kota,” kata Yulius.

Sementara terkait sembako yang tidak habis terjual di pasar murah akan dikembalikan ke Toko Tani dan tidak dikembalikan ke distributor. Sehingga masyarakat yang tidak kebagian pembelian di pasar murah, bisa ke toko tani.

Harapan kepada pembeli tidak boros pangan. Artinya boleh antri berjam-jam tapi jangan boros pangan.

banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60banner 468x60